Pages

Wednesday, June 2, 2010

Al-Idrus / Al-Aydrus 2

Pagi semua!!!! Pada hal dah hampir tengah hari kan??? Dah makan? Wahhh tanya baik je. Macam nak belanja je. Ooohhh tidak-tidak. Saya tak nak belanja sebab saya sedang berpuasa. Jadi mana boleh kalau kamu, kamu, dan kamu makan, saya hanya memandang dengan penuh kesayuan. Sobsobsob. Menangis la konon. :D. This morning-cum-afternoon, I want to share another info about Al-Idrus. Boleh pulak ye jadi part-part. Ehehehehe.



AL IMAM HABIB ABDULLOH BIN ABUBAKAR ALAYDRUS AKBAR ( SHOHIBUL RAATIB ALAYDRUS)
16 November 2007 · 23 Komentar

makam-shahibur-ratib

Beliau adalah penyusun raatib alaydrus yang sering dibaca dibeberapa majlis ta’lim, marga beliau bergelar Alaydrus yang artinya ketua orang-orang tashauf, lahir di tarim pada tanggal 10 zulhijah tahun 811H ayah beliau bernama habib Abu bakar asyakran ibunya bernama Mariam dari seorang Zuhud bernama Syeck ahmad bin Muhamaad Barusyaid.

Imam Habib Abdulloh bin abubakar alaydrus akbar seorang wali qutub( imamnya para wali) dan seorang ahli sufi .Sejak kecil beliau gemar sekali membaca karya-karya ulama termasyhur seperti kitab Ihya ulumudin karangan Imam Gozhali hingga beliu hampir hapal karena seringnya membacanya. Namun Beliau Ra selalu tawadhu’u beliau selalu duduk diatas tanah dan senantiasa sujud ditanah sebagai rasa bahwa diri nya tidak ada apa-apanya di hadapan Alloh SWt, kerap kali beliau mengangkat sendiri barang-barang keperluannya dan tidak memperkenankan orang lain untuk membantu membawanya. Beliau selalu berjalan ketempat-tempat yang jauh untuk ta’lim kepada seorang ulama jika merasa haus beliu meminum air hujan .Menurut cerita Imam Habib Abdulloh bin Abubakar Alaydrus selalu menjalankan puasa-puasa sunah selama dua tahun dan berbuka hanya dengan 2 butir kurma. Kecuali pada malam-malam tertentu diamana ibunya datang membawakan makanan kepada beliau. Lantas beliau memakannya sebagai penghormatan kepada ibunya. Beliu melakukan puasa tersebut untuk mengekang Hawa nafsunya, karena dari sumber makanan , perut terlalu kenyang bisa menyebabkan orang malas untuk beribadah dan selalu menuruti hawa nafsunya.

TEMPAT KHALWAT (MENYENDIRI) IMAM HABIB ABDULLOH BIN ABUBAKAR ALAYDRUS

Beliau berguru kepada Ulama-ulama besar seperti ;

-Syech Muhammad bin Umar ba’alawi

-Syeck Sa’ad bin Ubaidillah bin abi ubei

-Syech Abdulloh Bagasyin

-Syech Abdulloh Bin Muhammad Bin amar

-Al Iman syech Umar muhdhor (mertua nya seorang ulama ahli sufi)

Beliau Ra menikah dengan anak gurunya Al imam Habib umar muhdor yang bernama Syarifah Aisyah karena Habib Umar Muhdor mendapat Isyarat dari Para pendahulunya untuk menikahkan anaknya dengan Habib Abdulloh bin abubakar alaydrus. dan Beliau dianugrahkan delapan anak empat putra dan empat putri.

Beberapa Ulama memuji Al iman Habib Abdulloh Bin Abubakar Alaydrus didalam karangannya diantaranya Al Yafie dalam kitab Uqbal Barahim al musyarokah , muridnya Al imam Habib Umar bin abdurrahman Ba’alawi dalam kitabnya Al Hamrah mereka menceritakan tentang manaqib ,kewaliaan dan karomah-karomah beliau RA yang terjadi sebelum dan sesudah beliu RA dilahirkan.

Sebagian para awliya bermmimpi bertemu dengan Rosululloh SAW dan memuji Al Imam Habib abdulloh Bin Abubakar Alaydrus Akbar dengan sanadnya ” ini anakku…ini ahli warisku…..ini darah dagingku…..ini rahasiaku…..ini ahli waris sunnahku….orang-orang besar akan mempelajari ilmu tharekat darinya”

diantara yang mengambil dan belajar tharekat dari Beliau RA adalah Habib Ali bin abu bakar Asyakran,habib Umar Ba’alawi,dll.

Al imam Habib Abdulloh Bin Abubakar Alaydrus menghembuskan napas yang terakhirnya pada tanggal 12 romadhon tahun 865 H dalam usia 54 tahun dam di maqomkan di Kota Tarim Hadro maut Yaman.

Karya Beliau selain penyusun Raatib Alaydrus adalah kitab Alkibritul Ahmar dan syarahnya dalam bentuk Syair .

Kategori: MANAKIB
Ditandai: habib Abdulloh bin Abubakar Alaydrus (shohibul raatib)

No comments:

Post a Comment